Harga Emas Antam Meroket Naik Rp47.000 Imbas Kenaikan Harga Emas Dunia

Harga Emas Antam Meroket Naik Rp47.000 Imbas Kenaikan Harga Emas Dunia

Harga emas batangan PT Aneka Tambang Tbk (Antam) kembali mencetak rekor baru pada Selasa (23/9/2025). Emas Antam naik tajam sebesar Rp47.000 per gram, menembus level Rp2.164.000 per gram. Kenaikan signifikan ini merupakan imbas langsung dari lonjakan harga emas dunia yang menguat akibat pelemahan dolar AS dan ketidakpastian global.

Harga Emas Dunia Menguat

Berdasarkan data pasar internasional, harga emas spot pada 23 September 2025 tercatat naik 0,72% ke level USD 2.480 per troy ounce, sementara kontrak emas berjangka di Comex ditutup di USD 2.482 per troy ounce.

Penguatan harga emas dunia dipicu oleh beberapa faktor:

  • Pelemahan dolar AS sebesar 0,3% yang membuat emas lebih murah bagi investor non-AS.
  • Ketidakpastian geopolitik di Eropa dan Timur Tengah yang meningkatkan minat terhadap aset aman (safe haven).
  • Kebijakan moneter The Fed yang diperkirakan tetap menahan suku bunga, memberi ruang bagi kenaikan harga emas.

Harga Emas Antam Melonjak Rp47.000

Kenaikan harga emas dunia tersebut berdampak langsung pada harga emas Antam. Berdasarkan data resmi PT Aneka Tambang Tbk, harga emas batangan hari ini naik Rp47.000 per gram, dari sebelumnya Rp2.117.000 menjadi Rp2.164.000 per gram.

Sementara itu, harga buyback atau harga jual kembali ke Antam juga ikut menguat Rp41.000 menjadi Rp2.011.000 per gram. Kenaikan buyback ini memberikan keuntungan tambahan bagi masyarakat yang hendak menjual emasnya.

Dampak ke Pasar Domestik dan Pegadaian

Selain Antam, harga emas di Pegadaian juga ikut terdongkrak. Untuk cetakan Antam ukuran 1 gram, harga di Pegadaian berada di kisaran Rp2.170.000–Rp2.180.000, sedangkan emas UBS diperdagangkan lebih rendah di level Rp2.125.000 per gram.

Kondisi ini menegaskan adanya korelasi erat antara pergerakan emas dunia dengan harga emas domestik, baik di Antam maupun di Pegadaian.

Analis: Sinyal Positif untuk Investor

Analis pasar komoditas menyebut kenaikan emas Antam Rp47.000 pada 23 September 2025 adalah sinyal positif bagi investor jangka panjang.

“Emas tetap menjadi instrumen lindung nilai terbaik. Lonjakan harga hari ini menunjukkan bahwa permintaan emas masih sangat tinggi di tengah ketidakpastian global. Bagi masyarakat, emas Antam dan Pegadaian bisa menjadi pilihan investasi yang aman,” jelas seorang analis komoditas.

Kenaikan harga emas dunia pada 23 September 2025 memberi imbas nyata pada harga emas Antam yang melonjak Rp47.000 per gram hingga menyentuh Rp2.164.000. Dengan kondisi global yang belum stabil, emas tetap menjadi aset investasi favorit bagi masyarakat Indonesia, baik untuk tabungan maupun investasi jangka panjang.

Comments

No comments yet. Why don’t you start the discussion?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *