Gunung Lewotobi Laki-Laki di Flores Meletus, Warga Diminta Waspada

Gunung Lewotobi Laki-Laki di Flores Meletus, Warga Diminta Waspada

Gunung Lewotobi Laki-Laki yang terletak di Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT), dilaporkan mengalami erupsi pada Senin (23/9/2025). Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) mengonfirmasi letusan tersebut dengan kolom abu setinggi lebih dari 1.000 meter di atas puncak gunung.

Erupsi ini disertai suara dentuman dan getaran yang dirasakan warga di sekitar kaki gunung. Material abu vulkanik terpantau terbawa angin ke arah barat daya, menutupi sebagian wilayah pemukiman.

Status Gunung Lewotobi

PVMBG menyatakan bahwa status Gunung Lewotobi masih berada pada Level III (Siaga). Masyarakat diimbau untuk tidak melakukan aktivitas dalam radius 3 km dari kawah utama dan mewaspadai potensi lontaran batu pijar serta aliran lahar dingin, terutama di musim hujan.

“Kami mengimbau masyarakat agar tetap tenang, tidak panik, dan selalu mengikuti arahan dari petugas di lapangan. Warga di sekitar lereng harus menyiapkan masker untuk mengantisipasi hujan abu,” jelas petugas pos pemantauan Gunung Api Lewotobi.

Dampak Erupsi

Hujan abu tipis dilaporkan terjadi di beberapa desa sekitar Kecamatan Wulanggitang dan Titehena. Hingga saat ini belum ada laporan korban jiwa, namun sejumlah warga mulai mengungsi ke lokasi yang lebih aman. Jalur transportasi darat masih berfungsi normal, meski visibilitas sempat terganggu oleh debu vulkanik.

Pemerintah daerah bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Flores Timur telah menyiapkan posko darurat, masker, dan logistik untuk kebutuhan para pengungsi.

Tentang Gunung Lewotobi

Gunung Lewotobi terdiri dari dua puncak kembar yang terkenal, yakni Lewotobi Laki-Laki dan Lewotobi Perempuan. Gunung ini merupakan salah satu gunung api aktif di NTT dengan catatan erupsi berulang kali sejak abad ke-20. Aktivitas vulkanik yang terjadi sering menimbulkan abu vulkanik luas hingga memengaruhi penerbangan di sekitar Flores.

Imbauan untuk Warga dan Wisatawan

PVMBG mengingatkan agar masyarakat serta wisatawan tidak melakukan pendakian atau aktivitas dalam zona bahaya. Pihak berwenang juga meminta warga yang memiliki penyakit pernapasan untuk membatasi aktivitas di luar rumah jika terjadi hujan abu.

Dengan meningkatnya aktivitas vulkanik, masyarakat di sekitar lereng Gunung Lewotobi diminta selalu siaga dan mengikuti perkembangan informasi resmi dari PVMBG maupun BPBD

Comments

No comments yet. Why don’t you start the discussion?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *